Jelaskan bagaimana awal perkembangan sosiologi dahulu

Jelaskan bagaimana awal perkembangan sosiologi dahulu

Jelaskan bagaimana awal perkembangan sosiologi dahulu

✅ Jawaban Terverifikasi Ahli

 

Jawaban

Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari masyarakat dapat berkembang karena melalui proses ilmiah yang panjang.

 

Perkembangan Sosiologi

Abad ke 14 (Yunani Kuno)

Abad ke 14 (Yunani Kuno): Awal mula perkembangan ilmu sosiologi berasal dari Yunani, yaitu filsuf Plato dan Aristoteles. Mereka menulis buku tentang bagaimana menciptakan masyarakat yang adil dan bahagia. Lalu, ada Ibnu Khaldun yang menulis persoalan integrasi sosial dan peradaban manusia abad ke-14.

 

Abad ke 19

Abad ke 19: Berawal dari pemikiran para filsuf besar, sosiologi melepaskan diri dan berkembang sendiri. Istilah sosiologi pertama kali diciptakan oleh Auguste Comte dalam bukunya Course de Philoshopie Positive (1838). Saat itu, Comte memunculkan konsep positivisme terhadap sosiologi sebagai cara memahami dunia sosial berdasarkan fakta ilmiah. Pada abad ke-19, terdapat dua peristiwa penting yang memengaruhi perkembangan ilmu sosiologi, yaitu Revolusi Politik di Prancis dan Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Prancis menyebabkan pergeseran fokus sosiologi pada pembentukan ketertiban dan perubahan sosial. Sedangkan, Revolusi Industri menyebabkan kemunculan kapitalisme dan sosialisme. Kemudian, sosiologi terus berkembang. Pada tahun 1876, Herbert Spencer menulis buku tentang penerapan hukum evolusi biologi pada sosiologi. Emile Durkheim, pada tahun 1895 menulis buku tentang metodologi ilmiah dari sosiologi berjudul The Rules of Sociological Method.

 

Abad ke 20

Abad ke 20: Memasuki abad ke-20, sosiologi berkembang pesat di Amerika Serikat dan memunculkan Mazhab Chicago School. Di Eropa, sosiologi juga berkembang pesat dan muncul Mazhab Frankfurt School.

 

Abad ke 21

Abad ke 21: Merambah abad ke-21, sosiologi berkembang pesat hingga muncul aliran-aliran sosiologi lain yang saling mengkritik, yaitu postmodernisme, poststrukturalisme, postpositivisme, dan postkolonialisme.