Jelaskan alasan gejala sosial bersifat kualitatif

Jelaskan alasan gejala sosial bersifat kualitatif

Jelaskan alasan gejala sosial bersifat kualitatif

✅ Jawaban Terverifikasi Ahli

 

Jawaban

Gejala sosial berkaitan dengan nilai-nilai sosial dan moral, antara lain mencakup gejala ekonomi, gejala politik, gejala budaya, dan gejala moral. Gejala sosial memiliki karakteristik salah satunya adalah Kualitatif. Alasan gejala sosial bersifat kualitatif diantaranya karena:

  • Gejala sosial harus dilihat dan dianalisis, berarti gejala sosial yang ada di dalam masyarakat harus dilihat langsung oleh peneliti, dan dianalisis secara mendalam.
  • Gejala menjadi tidak bisa diukur dengan itung-itungan angka atau kuantitatif.
  • Gejala sosial berkaitan dengan karakter atau ciri khas manusia dan masyarakatnya, yang harus dipandang secara mendalam, sesuai karakter dan ciri masing-masing.

Dengan melihat penjelasan tersebut, dapat disimpulkan alasan gejala sosial bersifat kualitatif adalah karena gejala menjadi tidak bisa diukur tetapi harus dilihat dan dianalisis secara mendalam.

 

Pembahasan

Karakteristik dari gejala sosial yaitu sebagai berikut:

  1. Sangat kompleks, dikatakan kompleks karena terdapat hubungan antarmanusia yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu ekonomi, sosial, budaya, psikologis, politik, dan agama.
  2. Beranekaragam, beberapa gejala tidak bisa dibilang sebagai satu gejala karena tiap gejalanya memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda. Misalnya,  gejala ekonomi tidak dapat disamakan dengan gejala agama, budaya, ataupun politik, meskipun terdapat hubungan diantara gejala tersebut.
  3. Tidak bersifat universal, karena hanya dipengaruhi oleh suatu kondisi sosial atau budaya masyarakat tertentu saja.
  4. Bersifat dinamis, karena menuju pada perilaku masyarakat yang cenderung berubah-ubah. Diakibatkan oleh peristiwa menjadi cepat berubah. Misalnya, pergantian mode pakaian yang terus berganti setiap tahunnya.
  5. Tidak mudah dimengerti, karakteristik ini menunjukkan wujud dari perilaku dan hubungan antarmanusia, sukar dimengerti. Berbeda dengan gejala alam yang dapat kita prediksi terlebih dahulu.
  6. Kurang objektif, karena menuju pada perilaku masyarakatnya sendiri, jadinya gejala ini ikut memerhatikan pada hal yang melekat pada karakteristik setiap masyarakatnya. Misalnya, kasus seperti pelacuran atau kemiskinan yang biasanya dinilai masyarakat secara subjektif.
  7. Bersifat kualitatif, karakteristik ini menunjukkan gejala menjadi tidak bisa diukur, tetapi harus dilihat dan dianalisis secara mendalam.
  8. Sulit diprediksi, karena sifatnya yang kompleks, abstrak, dinamis, kualitatif, dan spesifik.