Respirasi ini akan berlangsung di dua tempat yaitu sitoplasma dan mitokondria

Tempat berlangsungnya respirasi aerob

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas dan memberikan kunci jawaban sebuah soal yaitu tempat berlangsungnya respirasi aerob

 

Berikut ini kunci jawaban dan pembahasannya yang bisa Anda jadikan referensi.

 

Soal

Tempat berlangsungnya respirasi aerob

 

✅ Jawaban Terverifikasi Ahli

Jawaban

Respirasi ini akan berlangsung di dua tempat yaitu sitoplasma dan mitokondria

 

Pembahasan

Respirasi Aerob

Respirasi aerob adalah proses biokimia di mana organisme menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi dalam bentuk adenosin trifosfat (ATP) dari molekul makanan seperti glukosa.

 

Respirasi ini akan berlangsung di dua tempat yaitu sitoplasma dan mitokondria. Proses respirasi aerob melibatkan dua tahap utama, yaitu glikolisis dan siklus Krebs, yang masing-masing berlokasi di dua tempat yang berbeda dalam sel.

 

Sitoplasma

Tahap pertama respirasi aerob, yaitu glikolisis, terjadi di sitoplasma sel. Dalam glikolisis, molekul glukosa dipecah menjadi molekul-molekul lebih kecil yang disebut piruvat. Proses ini menghasilkan sejumlah kecil ATP dan NADH (nikotinamida adenin dinukleotida tereduksi), yang kemudian akan digunakan dalam tahap berikutnya.

 

Mitokondria

Setelah glikolisis, piruvat yang dihasilkan masuk ke dalam mitokondria untuk melanjutkan proses respirasi aerob. Di dalam mitokondria, piruvat diubah menjadi asetil-KoA dan masuk ke dalam siklus Krebs, yang juga dikenal sebagai siklus asam sitrat. Siklus Krebs terjadi di dalam matriks mitokondria dan menghasilkan molekul NADH dan FADH2 (flavin adenin dinukleotida tereduksi), yang memiliki energi yang disimpan untuk produksi ATP lebih lanjut.

 

Selanjutnya, molekul-molekul NADH dan FADH2 yang dihasilkan selama glikolisis dan siklus Krebs akan masuk ke rantai transpor elektron, yang juga terletak di membran dalam mitokondria. Di sini, energi dari molekul-molekul tersebut digunakan untuk menghasilkan ATP melalui fosforilasi oksidatif.

Baca Juga:  Mengapa ulat berperan sebagai konsumen tingkat 1 dalam rantai makanan

 

Secara keseluruhan, respirasi aerob adalah proses yang rumit dan terstruktur dengan baik di dalam sel. Tahap-tahap yang berlangsung di sitoplasma dan mitokondria bekerja bersama untuk menghasilkan energi yang vital bagi kehidupan sel dan organisme secara keseluruhan.

 

Proses Terjadinya Respirasi Aerob

Proses terjadinya respirasi aerob merupakan serangkaian tahapan yang kompleks di dalam sel-sel organisme. Respirasi aerob terdiri dari tiga tahap utama: glikolisis, siklus Krebs (siklus asam sitrat), dan rantai transpor elektron. Berikut adalah penjelasan mengenai proses terjadinya respirasi aerob:

 

  1. Glikolisis

Glikolisis adalah tahap awal respirasi aerob yang terjadi di sitoplasma sel. Pada tahap ini, satu molekul glukosa (sejenis gula) dipecah menjadi dua molekul piruvat yang lebih kecil. Proses ini menghasilkan sedikit ATP secara langsung dan juga menghasilkan molekul NADH yang menyimpan energi. Meskipun glikolisis terjadi di luar mitokondria, produk-produknya, yaitu piruvat dan NADH, akan digunakan dalam tahap selanjutnya.

 

  1. Dekarboksilasi Oksidatif

Proses dekarboksilasi oksidatif berlangsung di mitokondria, tepatnya pada matriks mitokondria. Pada reaksi ini, asam piruvat dikonversi menjadi gugus asetil (2C) yang bergabung dengan Co-enzim A untuk membentuk asetil Co-A dan melepaskan CO2. Reaksi ini terjadi dua kali untuk setiap 1 molekul glukosa.

 

  1. Siklus Krebs (Siklus Asam Sitrat)

Setelah glikolisis, piruvat yang dihasilkan akan masuk ke dalam mitokondria dan mengalami oksidasi dalam siklus Krebs. Siklus ini terjadi di dalam matriks mitokondria. Selama siklus Krebs, piruvat diubah menjadi asetil-KoA, yang kemudian berpartisipasi dalam serangkaian reaksi yang menghasilkan ATP, NADH, FADH2, dan CO2. Molekul-molekul energi yang dihasilkan ini akan digunakan dalam tahap terakhir respirasi.

 

  1. Rantai Transpor Elektron

Rantai transpor elektron terjadi di dalam membran dalam mitokondria. Molekul-molekul NADH dan FADH2 yang dihasilkan selama glikolisis dan siklus Krebs membawa elektron ke dalam rantai transpor elektron. Selama proses ini, elektron mengalir melalui kompleks protein dalam membran mitokondria, menghasilkan energi yang digunakan untuk memompa proton (H+) melintasi membran. Akhirnya, proton kembali ke dalam mitokondria melalui enzim ATP sintase, menghasilkan ATP dalam proses yang disebut fosforilasi oksidatif.

Baca Juga:  Berapa kalori energi yang diperlukan tubuh untuk dapat berfungsi secara optimal

 

Proses respirasi aerob menghasilkan sejumlah besar ATP, yang merupakan sumber energi utama bagi sel-sel dan organisme. Oksigen berperan penting dalam proses ini, karena oksigen bertindak sebagai akseptor akhir elektron dalam rantai transpor elektron, membantu menghasilkan air sebagai produk sampingan. Dengan demikian, respirasi aerob adalah proses esensial dalam menjaga kelangsungan hidup dan fungsi normal sel-sel organisme.

Check Also

Berikut ini yang termasuk ke dalam bioteknologi veteriner adalah

Berikut ini yang termasuk ke dalam bioteknologi veteriner adalah

Pada artikel kali ini, akan membahas jawaban untuk sebuah pertanyaan yang berbunyi berikut ini yang …