Apa fungsi zat makanan yang dihasilkan dari proses fotosintesis

Apa fungsi zat makanan yang dihasilkan dari proses fotosintesis

Kunci jawaban soal apa fungsi zat makanan yang dihasilkan dari proses fotosintesis

 

✅ Jawaban Terverifikasi Ahli

Jawaban

Fungsi zat makanan yang dihasilkan dari proses fotosintesis adalah untuk pertumbuhan tanaman.

 

Pembahasan

Pengertian Fotosintesis

Fotosintesis adalah proses pembuatan atau penciptaan makanan yang dilakukan tumbuhan, terutama tumbuhan yang mengandung zat hijau daun yaitu klorofil dengan bantuan energi sinar matahari.

 

Proses Fotosintesis

Ada empat hal penting yang diperlukan untuk fotosintesis. Pertama air atau H2O, kemudian karbon dioksida atau karbon dioksida, klorofil dan terakhir sinar matahari. Tumbuhan mendapatkan air dari tanah yang diserap oleh akar dan disalurkan ke seluruh bagian tumbuhan termasuk daun.

 

Kemudian karbon dioksida diperoleh dari udara yang masuk melalui stomata. Stomata ini terletak di bagian bawah daun. Fotosintesis terjadi ketika klorofil pada daun menangkap sinar matahari dan menggunakannya untuk mengubah air dan karbon dioksida menjadi gula dan oksigen.

 

Gula yang dihasilkan dapat digunakan langsung oleh tumbuhan atau disimpan di bagian lain seperti buah-buahan yang sering kita konsumsi. Selain gula, fotosintesis juga menghasilkan oksigen yang keluar melalui stomata ke udara dan kita gunakan untuk respirasi.

 

Dikutip dari buku “Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMP/MTs Kelas VIII” karya Ir. Danang Setiyono, gas karbon dioksida (CO2) dan air (H2O) merupakan bahan baku untuk produksi glukosa (C6 H12 O6) dan oksigen (O2).

 

Selanjutnya glukosa akan dibuat menjadi (C6H10O5)n-pati/amilase, melalui reaksi polimerisasi. Pati kemudian disimpan di akar tanaman.

 

Untuk lebih jelasnya disadur dari buku Modul Pembelajaran Biologi SMA karya Susi Nur Fitri, M.Pd. Proses fotosintesis berlangsung di kloroplas, melalui dua tahap reaksi, yaitu tahap reaksi terang dan tahap reaksi gelap.

Baca Juga  Diketahui suatu bakteri membelah menjadi tiga bagian setiap 14 menit. Jika banyak bakteri mula-mula adalah 25 dan membutuhkan waktu t menit untuk membelah menjadi 18.225. Jika suatu bakteri memeblah menjadi tiga bagian setiap 28 menit selama tt menit, maka banyaknya bakteri tersebut adalah