Virus influenza menyerang sel-sel saluran pernapasan atas dan tidak menyerang sel-sel lain karena Sel pada bagian saluran pernapasan atas memiliki reseptor untuk virus flu

Virus influenza menyerang sel-sel saluran pernapasan atas dan tidak menyerang sel-sel lain karena

Pada artikel kali ini, akan membahas jawaban untuk sebuah pertanyaan yang berbunyi virus influenza menyerang sel-sel saluran pernapasan atas dan tidak menyerang sel-sel lain karena

 

Untuk menjawab soal seperti ini, sebaiknya kamu mempelajari materi yang telah diajarkan sebelumnya  supaya lebih memudahkan untuk mengerjakan.

 

Tetapi apabila tetap kesulitan dalam menjawab soal yang ini, tenang saja karena jawaban dan pembahasan yang kami ambil dari berbagai referensi terpercaya akan kami berikan dalam artikel ini.

 

Berikut ini kunci jawaban dan pembahasannya yang bisa Anda jadikan referensi.

 

Soal

Virus influenza menyerang sel-sel saluran pernapasan atas dan tidak menyerang sel-sel lain karena

A. Saluran pernapasan memiliki komponen yang diperlukan untuk replikasi virus

B. Virus lebih mudah dikeluarkan dari dalam tubuh melalui saluran pernapasan

C. Virus lebih mudah masuk melalui saluran pernapasan

D. Virus berukuran sangat kecil sehingga hanya bisa masuk ke saluran pernapasan

E. Sel pada bagian saluran pernapasan atas memiliki reseptor untuk virus flu

 

Kunci Jawaban

Virus influenza menyerang sel-sel saluran pernapasan atas dan tidak menyerang sel-sel lain karena Sel pada bagian saluran pernapasan atas memiliki reseptor untuk virus flu (jawaban E)

 

Pembahasan

Dalam studi yang dilakukan oleh Aida Ibricevic dan rekan-rekan dalam “Influenza Virus Receptor Specificity and Cell Tropism in Mouse and Human Airway Epithelial Cells” (2006), ditemukan bahwa virus influenza memiliki reseptor khusus yang terdistribusi pada sel epitel saluran pernapasan.

 

Namun, perlu dicatat bahwa distribusi reseptor ini bervariasi antar spesies. Pada manusia, reseptor ini terutama terdapat pada sel-sel saluran pernapasan atas dan memiliki senyawa asam sialat.

Baca Juga:  Diketahui suatu bakteri membelah menjadi tiga bagian setiap 14 menit. Jika banyak bakteri mula-mula adalah 25 dan membutuhkan waktu t menit untuk membelah menjadi 18.225. Jika suatu bakteri memeblah menjadi tiga bagian setiap 28 menit selama tt menit, maka banyaknya bakteri tersebut adalah

 

Hemaglutinin, salah satu protein utama pada permukaan virus influenza, turut berperan dalam mekanisme ini.

 

Menurut penelitian Andre C. Kali dan Paul G. Thomas dalam “Influenza Virus-Related Critical Illness: Pathophysiology and Epidemiology” (2019), epitel pernapasan diidentifikasi sebagai satu-satunya tempat yang efektif untuk pemecahan molekul hemaglutinin, menghasilkan partikel virus yang dapat menyebar secara luas.

 

Sebaliknya, bagian sel lainnya tidak memiliki reseptor yang dapat berinteraksi dengan hemagglutinin virus influenza, sehingga proses infeksi menjadi sulit terwujud.

 

Kajian lebih lanjut oleh Kambez H. Benam dan kolega dalam “How the Respiratory Epithelium Senses and Reacts to Influenza Virus” (2019) mengungkapkan bahwa virus influenza menginfeksi sel dengan mengikat glikoprotein hemagglutinin permukaan virusnya ke asam sialat yang diekspresikan reseptor permukaan sel epitel.

 

Virus influenza kemudian menginfeksi sel dan mengakibatkan flu.

Check Also

Berikut ini yang termasuk ke dalam bioteknologi veteriner adalah

Berikut ini yang termasuk ke dalam bioteknologi veteriner adalah

Pada artikel kali ini, akan membahas jawaban untuk sebuah pertanyaan yang berbunyi berikut ini yang …