Pernyataan yang salah tentang budi pekerti adalah Budi pekerti atau watak hanya dibentuk di sekolah

Pernyataan yang salah tentang budi pekerti adalah

Pada artikel kali ini, akan membahas jawaban untuk sebuah pertanyaan yang berbunyi pernyataan yang salah tentang budi pekerti adalah

 

Untuk menjawab soal seperti ini, sebaiknya kamu mempelajari materi yang telah diajarkan sebelumnya  supaya lebih memudahkan untuk mengerjakan.

 

Tetapi apabila tetap kesulitan dalam menjawab soal yang ini, tenang saja karena jawaban dan pembahasan yang kami ambil dari berbagai referensi terpercaya akan kami berikan dalam artikel ini.

 

Berikut ini kunci jawaban dan pembahasannya yang bisa Anda jadikan referensi.

Pernyataan yang salah tentang budi pekerti adalah

A. Budi pekerti merupakan kodrat manusia.

B. Budi pekerti merupakan bulatnya jiwa. Manusia hasil bersatunya pikiran perasaan dan kehendak.

C. Budi pekerti merupakan paduan cipta, rasa dan menghasilkan karya.

D. Budi pekerti atau watak hanya dibentuk di sekolah.

 

Kunci Jawaban

Pernyataan yang salah tentang budi pekerti adalah Budi pekerti atau watak hanya dibentuk di sekolah (jawaban D)

 

Pembahasan

Memberikan pendidikan bukan hanya merupakan tanggung jawab oleh guru. Menurut Ki Hajar Dewantara, keluarga justru merupakan tempat yang paling penting dan efektif untuk membentuk karakter dan aspek sosial seseorang.

 

Dalam konteks pendidikan, keluarga dianggap sebagai lingkungan yang ideal untuk mengembangkan kecerdasan budi pekerti dan membangun watak individu.

 

Dalam sebuah keluarga, seorang anak memiliki kesempatan untuk mempersiapkan dirinya dengan baik untuk kehidupan bermasyarakat. Keluarga menjadi tempat di mana anak belajar melalui pengajaran, contoh teladan, dan panduan.

 

Peran orangtua dalam keluarga sangat krusial. Mereka tidak hanya menjadi pembimbing, tetapi juga menjadi contoh dan guru yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan karakter anak.

Baca Juga:  Esensi pilar kebangsaan dalam memahami keberagaman sesuai amanat UUD 1945 pasal 18b ayat 2 adalah

 

Setelah interaksi di rumah, guru di sekolah ikut serta menjadi figur yang menempati peran serupa dengan orangtua bagi murid-muridnya. Oleh karena itu, guru memiliki peran besar dalam membimbing siswa-siswinya agar memiliki budi pekerti yang baik.

 

Bisa kita analogikan seperti seorang tukang kebun; setelah orangtua menanam benih budi pekerti dan merawatnya, guru memiliki peran penting dalam melanjutkan perkembangan positif tersebut. Guru bertanggung jawab untuk merawat dan mengembangkan siswa agar tetap berada pada arah yang benar, menjadikan budi pekerti yang luhur sebagai landasan utama.

Check Also

Contoh kewajiban warga negara dalam bidang pendidikan adalah

Contoh kewajiban warga negara dalam bidang pendidikan adalah

Pada artikel kali ini, akan membahas jawaban untuk sebuah pertanyaan yang berbunyi contoh kewajiban warga …