Penjelajahan samudera diawali dengan adanya perjanjian tordesillas. Melalui perjanjian ini ditetapkan bahwa bangsa portugis berlayar ke arah timur mengitari pantai barat Afrika.

Penjelajahan samudera diawali dengan adanya perjanjian tordesillas. Melalui perjanjian ini ditetapkan bahwa bangsa portugis berlayar ke arah

Pada artikel kali ini, akan membahas jawaban untuk sebuah pertanyaan yang berbunyi penjelajahan samudera diawali dengan adanya perjanjian tordesillas. melalui perjanjian ini ditetapkan bahwa bangsa portugis berlayar ke arah

 

Untuk menjawab soal seperti ini, sebaiknya kamu mempelajari materi yang telah diajarkan sebelumnya  supaya lebih memudahkan untuk mengerjakan.

 

Tetapi apabila tetap kesulitan dalam menjawab soal yang ini, tenang saja karena jawaban dan pembahasan yang kami ambil dari berbagai referensi terpercaya akan kami berikan dalam artikel ini.

 

Berikut ini kunci jawaban dan pembahasannya yang bisa Anda jadikan referensi.

 

Soal

Penjelajahan samudra diawali dengan adanya perjanjian tordesillas. Melalui perjanjian ini ditetapkan bahwa bangsa portugis berlayar ke arah

 

Kunci Jawaban

Penjelajahan samudra diawali dengan adanya perjanjian tordesillas. Melalui perjanjian ini ditetapkan bahwa bangsa portugis berlayar ke arah timur mengitari pantai barat Afrika.

 

Pembahasan

Isi Perjanjian Tordesillas

Perjanjian Tordesillas, lahir pada tahun 1494, menjadi buah dari perseteruan sengit antara Spanyol dan Portugis, dua kekuatan kolonial yang bertekad menguasai dunia. Paus Yulius II turun tangan mengatasi ketegangan yang muncul, dan hasilnya adalah perjanjian yang mengukir garis batas kekuasaan di dunia baru.

 

Isi dari Perjanjian Tordesillas, seperti yang diungkapkan dalam “Intisari Pengetahuan Sosial Lengkap SMP” karya Eryadi, adalah pembagian dunia menjadi dua zona kekuasaan yang dibatasi oleh garis Tordesillas. Garis ini membentang dari Kutub Utara ke Selatan, melalui Kepulauan Verde di barat Benua Afrika. Spanyol diberi hak untuk mengeksplorasi dan menguasai wilayah di sebelah barat garis, sementara Portugis mendapat bagian di sebelah timur.

Baca Juga:  Karena upaya untuk mematahkan perlawanan aceh selalu mengalami kegagalan maka belanda menggunakan cara

 

Sejarawan Prawoto, dalam bukunya “Seri IPS Sejarah: SMP Kelas VII,” mencatat bahwa Portugis mencari rute laut baru ke Timur dengan berlayar ke arah timur. Bartholomeus Diaz dari Portugal membuka jalur ini dengan mencapai Tanjung Harapan Baik pada 1487. Vasco da Gama melanjutkan perjalanan ini dan sampai di Kalikut, pantai barat India, pada tahun 1498.

 

Pada 1511, Alfonso de Albuquerque dari Portugis menguasai Malaka, membuka pintu bagi ekspansi Portugis ke wilayah-wilayah rempah di Indonesia. Mereka membantu Ternate melawan Tidore dan berusaha mendapatkan monopoli rempah di Ternate, tetapi ditolak.

 

Konflik terjadi ketika Sultan Khairun menolak permintaan monopoli karena khawatir akan menurunkan harga rempah. Meskipun terjadi perdamaian, Sultan Khairun tewas ketika hendak menandatangani perjanjian dengan Portugis. Peristiwa ini memicu perlawanan Ternate dan akhirnya mengusir Portugis dari Maluku, yang bertahan di Timor Timur.

 

Sementara itu, berdasarkan Perjanjian Tordesillas, Spanyol mengirim ekspedisi di bawah Ferdinand Magellan pada 1519 untuk mencari wilayah rempah. Setelah berlayar melintasi Samudra Atlantik dan menemukan Benua Amerika, Magellan memasuki Selat Magellan di ujung selatan Benua Amerika dan tiba di Filipina pada 1521.

 

Di Filipina, Magellan membuat tugu peringatan yang menandai kepemilikan Raja Spanyol. Namun, konflik muncul dengan penduduk lokal dan Magellan tewas. Rombongan Spanyol di bawah pimpinan Sebastian del Cano melanjutkan perjalanan ke Maluku, menentang Portugis yang mengklaim wilayah tersebut berdasarkan Perjanjian Tordesillas. Konflik ini menciptakan ketegangan antara kedua kekuatan kolonial.

 

Dampak Perjanjian Tordesillas

Perjanjian Tordesillas membawa dampak signifikan terhadap peta kekuasaan kolonial dunia pada masa itu. Melalui perjanjian ini dan perubahaannya, Portugis memperoleh kendali atas sisi timur benua Amerika Selatan, menciptakan pengaruh yang berlangsung selama hampir tiga abad di wilayah yang kini dikenal sebagai Brasil.

Baca Juga:  Pembagian waktu dalam sejarah adalah penting dalam kontinuitas dimensi waktu yang lalu sekarang dan masa yang akan datang dengan demikian ilmu sejarah mempelajari segala peristiwa yang terjadi dalam waktu

 

Penguasaan atas Brasil menjadi bukti konkret dari perubahan dinamika dunia pasca Perjanjian Tordesillas. Sebagai hasil dari perjanjian ini, Portugis memiliki hak eksklusif untuk menjelajahi dan menguasai wilayah di sebelah timur garis Tordesillas. Hal ini membuka jalan bagi eksplorasi dan penaklukan yang membentang selama hampir tiga abad di benua Amerika Selatan.

 

Pelaut-pelaut Portugis, termotivasi oleh perjanjian ini, juga melanjutkan perjalanan ke arah timur, mengitari pantai barat Afrika. Pada tahun 1487, Bartolomeus Dias berhasil mengelilingi Tanjung Harapan di Afrika, membuka akses ke jalur laut baru. Sementara itu, pada tahun 1497, Vasco de Gama mencapai India, membuka babak baru dalam perdagangan dan kolonisasi Portugis di Asia.

 

Keberhasilan pelayaran ke India akhirnya membawa Portugis menuju Nusantara. Eksplorasi mereka di wilayah ini tidak hanya mencakup penjelajahan geografis, tetapi juga mendalam ke dalam aspek perdagangan dan kebudayaan. Pengaruh Portugis di Nusantara menjadi semakin nyata seiring berjalannya waktu, membentuk hubungan perdagangan dan interaksi budaya antara bangsa-bangsa di kawasan tersebut.

 

Dengan demikian, Dampak Perjanjian Tordesillas tidak hanya menciptakan dominasi Portugis di Amerika Selatan, terutama Brasil, tetapi juga menjadi katalisator bagi eksplorasi mereka ke arah timur, membawa dampak signifikan di Nusantara dan wilayah sekitarnya. Perubahan dinamika kekuasaan dan hubungan antarbangsa yang diawali oleh perjanjian ini terus membentuk jalannya sejarah kolonialisme global pada abad-abad berikutnya.

Check Also

Pelayaran bangsa Spanyol ke dunia timur berhasil sampai di Maluku di bawah pimpinan Juan Sebastian del Cano pada tahun 1521.

Pelayaran bangsa Spanyol ke dunia timur berhasil sampai di Maluku di bawah pimpinan

Pada artikel kali ini, akan membahas jawaban untuk sebuah pertanyaan yang berbunyi pelayaran bangsa spanyol …